Isnin, 6 Julai 2015

OH SUAMI

"SUAMI YANG MENCIUM BAU SYURGA”

Saya terima nikahnya.... binti.... dengan mas kawin......di bayar tunai....”.
Singkat, padat dan jelas.
Tapi tahukan makna “perjanjian atau ikrar” tersebut? Itu yang tersurat, tetapi apa pula yang tersirat?
Yang tersirat ialah : Ertinya: ”Maka aku tanggung dosa-dosa si dia (perempuan yang ia jadikan istri) daripada ayah dan ibunya...

Dosa apa saja yang telah dia lakukan. Dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan solat. Semua yang berhubungan dgn si dia (perempuan yang ia jadikan istri), aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yang menanggung.
Serta akan aku tanggung semua dosa calon anak-anakku” juga sedar, sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggungjawab, maka aku fasik dan aku tahu bahawa nerakalah tempatku kerana akhirnya isteri dan anak-anakku yg akan menarik ku masuk kedalam Neraka Jahanam dan Malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku. Akad nikah ini bukan saja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala ".Jika aku GAGAL (si Suami) ?”Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka. Aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku”.
(HR. Muslim)

Duhai para istri...begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu.
Kerana saat Ijab terucap, Arsy-Nya bergoncang kerana beratnya perjanjian yang dibuat olehnya di depan ALLAH SWT dengan disaksikan para malaikat dan manusia.
Maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu...
Semoga ilmu ini untuk yg sudah menikah mahupun yg belum...

SubhanAllah...
beratnya beban yang di tanggung suami. Bukankah untuk meringankan tanggung jawabnya itu bererti seorang istri harus patuh kepada suami, menjalankan perintah ALLAH dan menjauhi larangan-Nya? juga mendidik putra-putri kita nanti agar mengerti tentang agama dan tanggungjawab.

Semoga kita semua menjadi orang tua yang dapat memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita kelak dengan agama dan cinta kasih sehingga tercipta keluarga kecil yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
Aamin Yaa Rabbal'alaminn...

Sahabat semoga kita selalu dalam lindungan-Nya yang dilimpahkan kesihatan, kebahagiaan, keselamatan dan kemudahan untuk selalu beribadah kepada-Nya..

"Ya Allah, muliakanlah sahabat-sahabat kami, berikanlah kami pasangan yang setia, mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.
Kelak masukkanlah kami disyurga yang terindah.."Aamiin Ya Robbal Alamin

0 ulasan:

Catat Ulasan

Nota: Hanya ahli blog ini sahaja yang boleh mencatat ulasan.